Jakarta, CNBC Indonesia – Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mengungkapkan saat ini sudah menerima Draf Penerbitan SK Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) PT Vale Indonesia dari Kementerian ESDM. Namun hal ini baru bisa ditindaklanjuti usai lebaran.

“Oh betul (sudah terima SK IUPK Vale) sekarang sudah dalam proses, tidak lama lagi karena kan kemarin saya baru berangkat umrah kan saya cuti beberapa hari. Habis raya ini Insya Allah selesai,” kata Bahlil di Kompleks Istana Kepresidenan, Senin (8/4/2024).

Awalnya Vale IUPK Vale akan berakhir pada Desember 2025 ini. Nantinya akan IUPK akan diperpanjang sesuai yang dimintakan oleh vale yakni sekitar 20 tahun.

Nantinya Bahlil akan mengupayakan setelah lebaran draf itu akan ditindaklanjuti. Sehingga Vale akan mendapatkan kontrak IUPK dan perpanjang masa kerjanya.

“Habis hari raya Insya Allah selesai,” kata Bahlil singkat.

Sebelumnya Menteri ESDM Arifin Tasrif mengatakan urusan teknis untuk perpanjangan kontrak PT Vale Indonesia sudah selesai diurus. Khususnya mengenai aspek administrasi, teknis, lingkungan, hingga finansial perusahaan.

“Permohonan perpanjangan KK Vale Indonesia telah selesai dievaluasi terkait aspek administrasi, teknis lingkungan, finansial serta kinerja pengusahaan,” beber Arifin dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR, Rabu (3/4/2024) yang lalu.

Saat ini, menurut Arifin, perpanjangan kontrak tinggal menunggu proses divestasi saham selesai. Sebelumnya, sudah disepakati MIND ID sebagai perwakilan pemerintah akan mendapatkan tambahan kepemilikan saham 14% di Vale Indonesia. Hal ini membuat MIND memiliki saham terbesar di Vale Indonesia sebanyak 34%.

Proses divestasi ini akan berjalan tahap akhirnya mulai April ini. Targetnya, Juli 2024 proses divestasi bisa selesai.

[Gambas:Video CNBC]


Artikel Selanjutnya


Harga 14% Saham Vale Mahal! Segini Perkiraannya..


(ayh/ayh)




Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *