Jakarta, CNBC Indonesia- Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menerapkan sejumlah rekayasa lalu lintas di arus mudik dan balik lebaran tahun 2024 berupa one way, contraflow dan ganjil genap.

Namun demikian, rekayasa lalu lintas yang disiapkan untuk mengatasi potensi kemacetan memiliki sejumlah risiko termasuk contraflow yang disebut sebagai koridor neraka karena kendaraan berjalan berlawanan arah. Sejumlah kecelakaan terjadi pad periode rekayasa lalu lintas contraflow ini termasuk kecelakaan KM 58 Tol Jakarta-Cikampek.

Dirgakkum Korlantas Polri, Brogjen Pol R. Slamet Santoso mengatakan penerapan rekayasa lalu lintas di periode mudik telah melalui koordinasi, simulasi hingga penempatan tim gabungan guna meminimalisir kemacetan hingga potensi kecelakaan

Sementara Direktur Lalu Lintas Jalan Ditjen Hubdat Kemenhub, Ahmad Yani untuk memaksimalkan penggunaan dan keamanan jaringan jalan di periode arus mudik Lebaran 2024.

Seperti apa evaluasi penerapan rekayasa lalu lintas periode arus mudik 2024? Simak informasi selengkapnya simak dialog Safrina Nasution dengan Dirgakkum Korlantas Polri, Brogjen Pol R. Slamet Santoso dan Direktur Lalu Lintas Jalan Ditjen Hubdat Kemenhub, Ahmad Yani di AutoBizz CNBC Indonesia (Selasa, 16/04/2024) Berikut Ini.

Saksikan live streaming program-program CNBC Indonesia TV lainnya di sini




Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *